Beranda > Backpacking yuk mari > “Edisi Backpacking”

“Edisi Backpacking”


Salah satu yang membedakan para backpacker dengan turis kebanyakan adalah nilai saling berbagi. Turis pada umumnya mengutamakan kenyamanan, sehingga untuk mendapatkannya, mereka rela membayar lebih mahal agar bisa naik kendaraan ber-AC, penginapan mewah, dan pelayanan maksimal. Tidak salah, barangkali bagi mereka itulah cara untuk mengusir penat dari kesibukan sehari-hari.

Namun bagi backpacker, yang utama bukanlah kenyamanan, melainkan pengalaman saling berbagi, terutama dengan penduduk setempat. Karenanya tidak masalah makan di pinggir jalan, tidur di warung atau rumah penduduk, bahkan lebih seru lagi kalau bisa mengikuti keseharian mereka. Ikut melaut kalau sedang ke pantai, ikut bersawah kalau sedang ke desa. Semua itu lebih menyenangkan, bukan? Ketimbang penginapan ber-AC, atau pelayanan hotel bintang lima sekalipun.

Semakin sering melakukan perjalanan, maka kita akan semakin menyadari, bahwa backpacking tidak hanya tentang alam indah yang akan kita susuri, tidak hanya tentang kota-kota menawan yang akan kita lewati, tidak hanya tentang sunset dan sunrise yang selalu diburu, tidak hanya itu!

Backpacking merupakan peluang bagi kita untuk dapat mengenal masyarakat yang tinggal bersama alam mereka, kota mereka, dan matahari dari sudut pandang mereka. Peluang yang jika tidak diambil, maka kita telah kehilangan separuh jiwa para pelancong, yaitu saling berbagi!

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: