Beranda > Kehidupanku > Catatan Jalanan

Catatan Jalanan


Image

Mereka Menyebutku Anak Jalanan 

Setiap kali melihat anak-anak jalanan berkeliaran di pinggiran jalan atau di sekitar perempatan hati ini selalu terusik. Betapa tidak, anak-anak yang seharusnya masih bersekolah atau menikmati dunia anak-anak yang manis dalam lingkungan keluarga ternyata tak mendapatkan semuanya itu. Oleh karena keadaan atau karena tekanan orang-orang dewasa di sekitarnya mereka terpaksa menjalani hidup tidak sebagaimana mestinya.

Menjadi pemandangan umum di berbagai kota , anak-anak  berlari-lari di tengah keramaian lalu-lintas. Mereka menadahkan tangan sekadar berharap sedekah dari orang-orang yang lewat. Tak peduli hujan ataupun panas. Tak peduli bahaya mengintip di belakang mereka. Bagi mereka jalanan adalah panggung ekspresi mereka.

Bersyukurlah mereka jika masih ada orang yang berbelas kasih mengulurkan selembar uang atau melemparkan koin receh. Terkadang senyum mereka mengembang saat menerima rezeki ala kadarnya.

Siapakah mereka ? Tak ada yang mau peduli. Bagi sebagian masyarakat, keberadaan anak-anak jalanan seperti ini seringkali dipandang tak lebih sebagai pengganggu pemandangan dan kenyamanan. Bagi mereka sekadar memberi uang receh, mungkin sudah dianggap cukup. Perhatian pemerintah pun rasanya masih minim. Malah dari hari ke hari keberadaan mereka terus bertambah. Tak hanya di kota besar, di kota kecil pun anak-anak jalanan mulai menjamur.

Adakah yang bisa dilakukan untuk mereka ?

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: