Beranda > Kehidupanku > Bangga terhadap Indonesia dan Malu Berbuat Korupsi

Bangga terhadap Indonesia dan Malu Berbuat Korupsi


Image

Mencoba menelusuri kebudayaan Indonesia bagaikan mengarungi lautan yang luas, sangat kaya dan membanggakan. Keluasan  budaya tersebut terdapat dari bumi belahan barat Indonesia yaitu Sabang, sampai belahan  Indonesia bagian timur, Merauke.

Namun, agar pembahasannya tidak terlalu melebar, maka ditetapkan aspek yang akan dibahas  pada tulisan ini terkait budaya Indonesia yang konon katanya menjadi budaya nusantara di abad ke-21 ini. Budaya menyusutnya rasa bangga pada tanah air serta budaya korupsi yang telah  menjamur di kalangan masyarakat Indonesia. Tulisan ini akan mencoba menjawab sebuah pertanyaan berikut. Bagaimana membangun Indonesia yang mempunyai kebanggaan atas tanah air nya serta menghilangkan budaya korupsi di Indonesia? Dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme dan menjadikan Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau Republik Indonesia(RI) ialah negara  kepulauan terbesar di dunia yang terletak di asia tenggara, melintang di khatulistiwa antara benua Asia dan Australia serta antara samudera Pasifik dan Hindia. Negara kepulauan ini mempunyai sumberdaya alam yang sangat melimpah. Segala jenis tumbuhan hidup di tanah ini dan segala spesies hewan hidup di hutan Indonesia. Namun, sebagian dari kita masih merasa kurang bangga dengan negara ini. Beberapa contohnya seperti banyak yang lebih memilih tinggal diluar negeri. Banyak yang memilih produk-produk impor dari pada produk dalam negeri.

Bangga pada Indonesia

Sepenggal cerita mengenai pengakuan nyata yang diutarakan warga Singapura atas kekayaan  Indonesia(www.ekonomi.kompasiana.com). Intinya ia mengatakan “Indonesian doesn`t need the world, but the words needs Indonesia. Everything can be found here in Indonesia. Singapore in nothing. We can`t be rich without Indonesia. ” lebih lanjut ia mengatakan hal tersebut dibuktikan  dengan 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulannya. Apartement terbaru  Singapura dibeli orang Indonesia. Rumah sakit Singapura peuh di isi orang Indonesia. Akan  tetapi singapura begitu panik ketika sap huta Indonesia masuk ke negeri singa itu. Ketika bulan  agustus kemarin, terjadi krisis beras di dunia, termasuk Singapura dan Malaysia. Namun Indonesia dapat dengan mudah mendapatkan beras.

Negara Singapura membeli air bersih dari Malaysia. Sedangkan di Indonesia, air bersih didapat dengn mudah. Belum lagi negara Indonesia kaya akan pasir yang mengandung permata, tepatnya di Kalimantan. Negara lain tidak bisa meng-embargo Indonesia karena Indonesia mempunyai segalanya.

Cerita tersebut menjelaskan betapa bangganya warga negara serumpun terhadap kekayaan  Indonesia. Masihkah kita merasa tidak bangga pada tanah air kita? Untuk membuktikan  kecintaan kita terhadap tanah air. Marilah mulai dengan hal-hal kecil seperti membeli serta  menggunakan produk lokal, produk dalam negeri.

Mengatasi budaya korupsi di Indonesia.

Selain krisis rasa bangga terhadap tanah air, Indonesia juga dihadapkan pada budaya korupsi. Data menunjukkan Indonesia masih bertengger di peringkat 111 negara terkorup di dunia. dalam sebuah situs internet tertanggal 2010/03/09 indonesia berada di posisi pertama untuk kategori  negara terkorup. Berikut daftar negara-negara terkorup dan terbersih.

  1. Indonesia (terkorup)
  2. Kamboja (korup)
  3. Vietnam( korup)
  4. Filipina (korup)
  5. Thailand
  6. India
  7. China
  8. Taiwan
  9. Korea
  10. Macau
  11. Malaysia
  12. Jepang
  13. Amerika Serikat
  14. Hongkong (bersih)
  15. Australia (bersih)
  16. Singapura (terbersih)

Data tersebut membuktikan bahwa budaya korupsi memang masalah besar di negara kita. Khusus untuk masalah korupsi ini, kebocoran anggaran dan pelaksanaan pembangunan ternyata lebih parah dari masa Orde Baru. Dahulu, korupsi hanya terkonsentrasi di pemerintahan pusat. Namun kini menjadi tersebar merata di semua lapisan birokrasi. Sungguh hampir sulit mencari media massa baik cetak maupun elektronik yang tidak melaporkan korupsi. Kegiatan korupsi tersebut baik dalam tugasnya melaksanakan pembangunan yang berbasis APBN/APBD demikian juga dalam hubungannya dengan pengusaha swasta. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah korupsi yang dilakukan oleh oknum penegak keadilan yang sejatinya bertugas memberantas korupsi, seperti kepolisian, kejaksaan dan pengadilan.

Pertanyaan besar dibenak kita, bagaimana untuk menghapus budaya korupsi ini? Pertanyaan tersebut lebih baik kita tanyakan pada hati kita terlebih dahulu.

Untuk memberi efek jera kepada para koruptor ataupun calon koruptor tanah  air, sebaiknya masyarakat harus memberikan sanksi moral yang yang seberat-beratnya. Akan  tetapi kenyataannya masih lemah sanksi moral yang diterapkan masyarakat. Realitas di   masyarakat, para koruptor kakap justru `dipuji da ditokohkan`. Bagaimana tidak, para koruptor biasanya dermawan di tengah masyarakat. Dari donatur terbesar tempat ibadah, donatur utama panti asuhan dll.

Artinya, disatu sisi masyarakat membenci koruptor, tapi disisi lain mereka amat menghargai, menghormati bahkan membutuhkan koruptor. Para koruptor umumnya lihai  dalam mengambil simpati masyarakat. Menyadari lemahnya sanksi yang diberikan masyarakat, maka diperlukan beberapa langkah menghilangkan korupsi di tanah air.

Namun perlu disadari juga bahwa menghilangkan korupsi tidak bisa dalam sekali berantas. Penanggulangan korupsi harus melalui proses. Minimal pihak pemerintahan pusat sendiri yang memberi contoh, serta upaya birokrasi yang transparan, seperti sistem online yang telah diterapkan oleh beberapa  negara maju. Persyaratan perizinan yang jelas, biayanya berapa, selesai dalam berapa hari, bisa tracking sampai mana prosesnya. Itu semua akan mengurangi grey area.  

Beberapa hal yang  harus dilakukan oleh generasi penerus bangsa supaya terhindar dari praktek korupsi diantaranya, membudayakan rasa malu korupsi itu sendiri, menghapus image korupsi ciri orang indonesia dan menjadi pribadi yang jujur.

# Membudayakan rasa malu korupsi.

Malu merupakan terapi psikologis untuk menurunkan tingkat korupsi. Tingkat rasa malu yang  tinggi pada seseorang akan semakin tinggi pula tingkat kontrol psikologis untuk takut korupsi. Dalam hal ini kita belajar dari budaya Jepang yang mengutamakan budaya malu sebagai metode mengangkat derajat bangsa yang unggul di atas bangsa lain. Menurut laporan NewsWeek pada pada 8 tahun silam, sedikit 30.000 orang Jepang mati dengan jalan bunuh diri dan diduga keras  penyebab tingginya angka itu adalah faktor “malu”. Untuk itu, sanksi yang benar-benar keras  dari masyarakat harus di terapkan kepada para koruptor. Supaya para koruptor malu.

# Menghapus image korupsi ciri orang Indonesia

Mochtar Lubis pernah megatakan dalam orasi budayanya : Manusia Indonesia: Sebuah  Pertanggungjawaban, Jakarta 6 April 1977. ia mengatakan, mental manusia Indonesia cenderung hipokrisi yang ciri utamanya suka berpura-pura, lain di mulut lain di hati, lain di muka lain di belakang. Oleh karena itu, marilah wahai generasi penerus untuk mengubah image ini menjadi seseorang yang jujur.

# Menjadi pribadi yahng jujur

Perilaku budaya korupsi melahirkan budaya baru. Culas, main belakang, bohong. Terkait dengan  semakin bertambah usia negeri ini menjadi angka 65 tahun. Namun nyatanya negara ini masih  minim akan orang- orang yang jujur. Hal tersebut tercermin dari perilaku korup di negara ini.  Sebagai manusia yang beragama, tentunya kita dituntut untuk senantiasa jujur. Karena tidak  jujur, akan ditimpa oleh azab-Nya.

Tulisan ini hanya sebuah masukan dari orang yang baru belajar menulis untuk kemajuan indonesia yang sangat ia cintai. Semoga kedepannya Indonesia diisi oleh orang-orang yang mempunyai rasa bangga yang tinggi, di pimpin oleh manusia-manusia yang jujur serta malu untuk berkorupsi.

Source :http://kem.ami.or.id/2011/08/bangga-terhadap-indonesia-dan-malu-berbuat-korupsi/

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: