Beranda > Kehidupanku > Konser Anthrax Menggetarkan Jakarta

Konser Anthrax Menggetarkan Jakarta


Image

Setelah ditunggu kurang lebih 28 tahun di Indonesia, salah satu pionir thrash metal dunia, akhirnya diundang promotor Blade Indonesia untuk membayar tunai janji mereka dengan menyuguhkan salah satu konser musik cadas terbaik yang pernah digelar di Indonesia.

Selama hampir dua jam Anthrax memainkan nomor-nomor lawas seperti Got the Time, Indians, Among the Living, dan nomor dari album terbaru mereka Worship Music di hadapan sekitar 3000an penonton. 16 lagu dimainkan oleh Anthrax malam itu dengan meninggalkan sensasi yang nyaris sempurna. Sebelumnya konser dibuka dengan penampilan Hellyeah yang digawangi oleh Vinnie Paul, eks drummer Pantera.

Usai Hellyeah memanaskan suasana dengan 9 lagunya, lampu pun dipadamkan. Sekitar 10 menit berlalu, kemunculan sang drummer, Charlie Benante serasa mengobati rindu dari ribuan penggemar musik thrash metal di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (31/3) malam.

Satu persatu, personil Anthrax pun mengikuti. Scott Ian dan Rob Caggiano dengan raungan gitarnya, Frank Bello yang langsung membetot bass, dan Joey Belladonna menggeber vokalnya di lagu-lagu awal seperti Earth on Hell, Fight em Til You Can’t, Caught In A Mosh, Anti Social, The Devil You Know, I’m Alive dan Indians.

“24 jam kami terbang untuk berjumpa dengan kalian. Kalian adalah teman kami, kalian harus bergerak dan menggoyangkan kepala kalian,” ucap Scott Ian, founder dari band Anthrax.

Di lagu ini, Joey sang vokalis memakai kaos timnas Indonesia. Dirinya danScott Ian memprovokasi massa untuk ikut jejingkrakan. Sontak, ribuan penonton langsung bergerak memutar, membentuk lingkaran moshing raksasa.

Suasana makin memanas saat lagu dengan suara distorsi gitar yang kuat,Belly of The Beast dikumandangkan. Sampai lagu Hymn 1, In The End, I’m Alive, Deathrider penonton tak henti berlompatan dan berteriak sehingga bumi pun serasa ikut bergoyang. Di lagu Medusa air disemprotkan kepada ribuan penonton yang masih bersemangat menyambut lagu-lagu cadas band yang terbentuk pada tahun 1981 tersebut.

Aksi Scott Ian dkk memang tak kenal lelah. Seolah panggung menjadi area untuk meluapkan ekspresi dalam setiap lagu. Mereka berlarian, berlompatan, dan bergantian mengisi posisi panggung serta memamerkan keterampilan dengan alatnya masing-masing.

“Sekali lagi terima kasih banyak Jakarta. Mungkin kami nanti akan kembali lagi. Kami akan sangat senang untuk bisa kembali lagi,” tukas Joey setelah memberikan 5 lagu sebagai suguhan encore yaitu Be All End All, Madhouse, Metal Thrasing Mad, I’m The Man dan I’m The Law

Foto Konser Anthrax di Jakarta

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Kategori:Kehidupanku Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: